Varises dan pengobatannya
Varises adalah kondisi di mana pembuluh darah vena, terutama di kaki, melebar dan berkelok-kelok akibat lemahnya katup vena yang seharusnya membantu darah mengalir ke jantung. Kondisi ini merupakan bagian dari insufisiensi vena kronis, atau chronic venous insufficiency (CVI), yaitu gangguan aliran darah di pembuluh vena yang dapat menyebabkan pembengkakan, nyeri, dan bahkan luka kronis jika tidak ditangani dengan baik.
Penyebab dan gejala varises
Varises terjadi karena peningkatan tekanan dalam pembuluh darah vena, yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor risiko seperti:
Genetik atau riwayat keluarga dengan varises
Pekerjaan atau kebiasaan berdiri atau duduk terlalu lama
Kehamilan
Obesitas
Kurangnya aktivitas fisik
Kebiasaan memakai sepatu hak tinggi
Riwayat trauma/kecelakaan
Penyakit kronis seperti jantung, liver, dan ginjal
Gejala awalnya adalah pegal-pegal pada daerah betis, yang bisa berkembang menjadi rasa berat di kaki, nyeri, pembengkakan, perubahan warna kulit, dan dalam kasus lanjut, luka atau borok yang sulit sembuh di area kaki.
Pilihan Pengobatan Varises
Saat ini sudah tersedia berbagai macam metode pengobatan untuk menangani varises, mulai dari perawatan konservatif hingga prosedur medis yang lebih efektif.
Perawatan Konservatif
Menggunakan stoking kompresi untuk membantu aliran darah
Mengangkat kaki saat beristirahat
Olahraga rutin untuk meningkatkan sirkulasi, terutama yang meningkatkan kekuatan otot-otot kaki
Skleroterapi
Injeksi obat ke dalam vena yang menyebabkan dinding vena menutup dan akhirnya menghilang, hanya efektif pada vena-vena kecil, dan dapat menimbulkan bekas pada tipe kulit tertentu.
Terapi Laser atau EVLA (Endovenous Laser Ablation)
Salah satu metode terbaik berdasarkan penelitian adalah terapi thermal (menggunakan energi panas), seperti EVLA. Prosedur ini menggunakan laser yang dimasukkan ke dalam vena melalui kateter kecil untuk menghancurkan dinding vena yang rusak, sehingga vena menutup dan darah mengalir melalui pembuluh yang lebih sehat.
Keunggulan EVLA dibanding metode lain adalah efektivitasnya yang tinggi hingga 98%, lebih sedikit efek samping, pemulihan yang cepat, dan minim nyeri.
Radiofrequency Ablation (RFA)
Serupa dengan EVLA, tetapi menggunakan gelombang radio untuk menghasilkan panas dan menutup vena yang rusak.
Cyanoacrylate Closure (CAC)
Metode ini menggunakan lem khusus jaringan yang dimasukkan langsung kedalam vena yang bermasalah, sehingga darah tidak dapat mengalir lagi melalui vena-vena yang bermasalah, dan akan langsung mengalir melalui vena-vena yang masih sehat.
Flebektomi atau Operasi Pengangkatan Vena
Digunakan untuk varises yang lebih besar dengan melakukan sayatan kecil (2mm), terutama untuk vena berkelok-kelok yang tidak bisa dijangkau menggunakan laser/thermal.
Kesimpulan
Varises adalah bagian dari insufisiensi vena kronis yang bisa menyebabkan ketidaknyamanan dan komplikasi jika tidak ditangani. Metode thermal seperti EVLA terbukti menjadi pilihan pengobatan terbaik karena hasilnya yang lebih efektif dibanding metode lainnya. Jika mengalami gejala varises, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter spesialis untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
dr. Yuliardy Limengka, B.Med.Sc., Sp.B, Subsp.BVE(K)
Dokter Subspesialis Bedah Vaskular & Endovaskular
Mayapada Hospital Kuningan & Beyoutiful clinic T-Space Bintaro